Sebelumnya, kontraktor batubara di lokasi tersebut memiliki hak prioritas untuk mengebor dan mengembangakn yang sama dengan kontraktor migas untuk bisa mengembangkan CBM.
Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam sambutannya membuka Bimasena Business Forum di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (26/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CBM merupakan jenis gas yang diperoleh dari sela-sela lapisan batubara. Sehingga sering potensi CBM ini terdapat di lokasi-lokasi penambangan batubara.
Menurut Dirjen Migas Evita H Legowo, hal ini dilakukan karena pada masa pengembangannya nanti mekanisme CBM akan menggunakan rezim minyak dan gas. Evita juga menuturkan, dalam waktu dekat akan ada dua kontrak CBM yang diteken.
Meski tidak menyebutkan perusahaan yang mendapat kontrak tersebut, namun Evita menyatakan lokasi keduanya di Kalimantan.
(lih/ddn)











































