IFC menyediakan dana US$ 25 juta secara individu dan senilai US$ 96,8 juta melalui pembiayaan sindikasi dengan 5 bank internasional yakni Calyon, Cordiant Capital, DBS, ING Bank, and KBC.
Demikian Country Manager IFC, Adam Sack dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (27/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perjanjian yang berlaku 13 tahun ini, PT Makmur Sejahtera Wisesa akan menjual listriknya ke PT Adaro Indonesia. Sisa listrik dari pembangkit akan dijual ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Pembangkit ini ditargetkan selesai pada 2010. Pembangunan ini bisa menghemat Adaro US$ 100 juta per tahun karena bahan bakar yang digunakan pembangkit lebih murah dan bukan solar.
"IFC sangat senang dengan membantu pembiayaan proyek ini, ini akan membantu Indonesia dalam memenuhi kebutuhan listriknya yang selama ini menjadi penghambat investasi," ujar Adam Sack.
(ddn/qom)











































