Dirjen Migas Evita Legowo menjelaskan, distribusi tertutup merupakan salah satu wacana yang tengah dibahas pemerintah.
"Kita salah satunya memang akan melakukan sistem distribusi tertutup, supaya mirip minyak tanah dengan kartu kendali. Tapi itu masih dalam wacana ya, kita belum bikin mekanismenya," ujarnya usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat apa konsumennya yang dituju benar-benar kenayang harus dibagi sekian kiloliter minyak tanah, apakah itu tercapai targetnya. Itu kita verifikasi semuanya oleh pemerintah, nanti jika ada something wrong ada yang tidak biasa maka kita akan konsultasi dengan Pertamina," katanya.
Pemerintah akan mengetatkan tata niaga elpiji 3 kg seiring dengan kenaikan harga elpiji 12 kg dan 50 kg oleh Pertamina. Disparitas harga yang lebih tinggi dikhawatirkan memicu banyaknya pengalihan konsumsi ke elpiji 3 kg.
Sementara untuk rencana pengenaan harga eceran tertentu (HET) pada elpiji 12 kg, menurut Evita hal itu tidak mungkin dilakukan karena elpiji 12 kg merupakan wewenang Pertamina sebagai perusahaan.
(lih/ddn)











































