Permintaan mobil dari luar Jawa terutama didominasi oleh permintaan jenis-jenis mobil komersial.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto
dalam acara workshop wartawan industri diselenggarakan oleh PT Astra International di Ciater, Subang, Jawa Barat, Kamis malam(28/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Joko untuk jenis komersial banyak mengalami perubahan, misalnya pada tahun 2006 masih sebesar 17% untuk wilayah Jakarta termasuk Jawa, sekarang ini hanya 15%, sedangkan untuk luar Jawa dari 42% pada 2006 pada pertengahan 2008 sudah mencapai 47%.
"Ini membuktikan kalau kontribusi ekonomi cukup mendorong, terutama banyak di luar Jawa, sehingga pasar terus menyebar," kata Joko.
Sementara itu GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia Agustinus Indraputra mengatakan bahwa sekarang ini Isuzu akan fokus pada segmen komersial, meskipun segmen penumpang (panther diesel) akan tetap dipertahankan.
Kebijakan ini sebagai bagian komitmen Isuzu untuk fokus di segmen komersial yang selama ini dikuasainya, selain itu faktor derasnya permintaan mobil komersial di luar Jawa menjadi kesempatan baik bagi Isuzu untuk memantapkan posisinya dimobil komersial.
"Kita ada juga program khusus di luar Jawa, kita terus mempersiapkan program khusus diluar jawa," katanya.
Misalnya ia mencontohkan posisi penjualan Panther tahun 2007 lalu masih 60% dari total penjualan sedangkan komersial hanya 40%, pada tahun ini posisinya sudah berimbang 50:50 antara komersial dengan penumpang.
"Tahun depan kita targetkan bisa terbalik 40% penumpang dan 60% komersial," katanya. (hen/qom)










































