Demikian disampaikan Dirjen Migas Departemen ESDM Evita Legowo usai rapat pengamanan pasokan puasa dan lebaran di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (29/8/2008).
"PLN telah diperintahkan untuk kesiagaan menjaga andalan listrik dan tidak melakukan pekerjaan pemeliharaan yang dapat mengganggu pasokan listrik terutama H-1 sampai H+7, kecuali pekerjaan akibat gangguan dengan meningkatkan koordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga keamanan instalasi," urai Evita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini menunjukkan sistem kelistrikan Jawa Bali aman. Namun kepada masyarakat pelanggan PLN tetap diharapkan melakukan langkah penghematan," imbuh Evita.
Terkait stok BBM, Evita menjelaskan bahwa untuk September 2008 stok premium 16,4 hari, minyak tanah 20,5 hari, solar 23,3 hari, yang ditujukan untuk mengamankan BBM selama ramadan dan lebaran.
"Menurut pengalaman tahun 2007, H-7 sampai H+7 lebaran, Pertamina menambah pasokan premium sebesar 14,7%, namun permintaan solar diperkirakan akan menurun 33,8%. Pertamina telah menyiapkan kantor BBM dan SPBU Transit dan posko BBM sepanjang jalur mudik," kata Evita lagi.
Mengenai pasokan elpiji per 29 Agustus 2008 mencapai 114.662 MT, dengan kebutuhan per hari 5.778 MT atau berarti ada ketahanan stok mencapai 28 hari. Pertamina telah berjanji akan memenuhi semua kebutuhan elpiji baik yang 3,12 atau 50 kg. Karenanya, operasional bongkar muat gas domestik akan dilakukan selama 24 jam.
"Serta penambahan ketahanan stok dengan melakukan impor 6 kargo masing-masing 2.500 MT pada September 2008," pungkas Evita. (qom/ddn)










































