Makassar. Kepindahan itu untuk mendekatkan Merpati kepada pelanggannya.
Menurut GM Branch Office Management Merpati, Supandi As, alasan pindah kantor Merpati untuk mendekatkan maskapai BUMN ini dengan pelanggannya, yang berjumlah sekitar 70 persen dari bagian timur Indonesia.
Rencananya, kantor Merpati berpusat di bekas gedung bandara Hasanuddin yang lama.
Target merampungkan urusan beres-beres kantor pusat, menurut Supandi, hingga akhir
Oktober nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
menneg BUMN, di tahun 1999. Dan pada 7 Agustus lalu, rapat kabinet menyetujui restrukturisasi Merpati dengan suntikan dana mencapai Rp 350 miliar. Termasuk di dalam rencana itu adalah pengurangan karyawan hingga 1.300 dan kepindahan kantor ke Makassar.
Widodo Arianto, Manajer Brand Marketing Communication Merpati yang juga hadir dalam jumpa pers, menuturkan bahwa sejak tahun 1999 itulah, Menneg BUMN mengeluarkan cetak biru pembagian tiga wilayah operasional maskapai milik pemerintah, yakni Garuda, Pelita dan Merpati. Β
"Tahun 2008 inilah, presiden SBY merestui Merpati pindah kandang di Makassar." ujar Widodo dalam jumpa pers di kantor direksi Merpati, di jalan Swadaya Makassar, Minggu (31/8/2008).
Selain memokuskan bisnisnya agar dapat menjangkau kawasan Timur Indonesia, manajemen Merpati juga melakukan restrukturisasi dengan merampingkan jumlah personilnya dari 2.562 menjadi 1.253 pegawai.
"Rasionalisasi ini kami tempuh agar perusahaan lebih sehat dan lincah bergerak." ungkap Widodo.
Selain itu, manajemen Merpati akan juga mengokohkan pola bisnis Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Pemerintah Daerah yang ada di belahan timur Indonesia dan investor independen yang tertarik menanam saham di Merpati.
Contohnya seperti KSO antara Merpati dengan Pemkab Merauke yang membeli 2 pesawat Boeing 737-300, kemudian dioperasikan oleh pihak Merpati. "Nantinya keuntungan akan dibagi dua." pungkas Supandi.
(mna/qom)











































