Hal ini disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil ketika ditemui dikantornya, Gedung Garuda, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (1/9/2008).
"Urgensinya biar kita tahu isinya Pertamina. Selama ini kita tidak pernah tahu isinya Pertamina, jadi agar ada transparansi. Karena kami yakin sinar matahari yang terbaik untuk pembunuh kuman. Kalau Pertamina transparan, kalau ada yang macam-macam itu bisa hilang," urainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertamina sudah menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai konsultan koordinator, Ernst & Young sebagai akuntan publik. Prospektus perusahaan pun sedang disiapkan Pertamina. Legal due diligence dan restrukturisasi korporat dikebut.
"Mereka sudah persiapkan dan diharapkan awal tahun depan beres. Penyelesaian laporan keuangan tinggal sedikit, itu yang laporan tahun 2003, sudah dikerjakan BPKP," tambah Sofyan lagi. (qom/ir)











































