Pada perdagangan Senin (1/9/2008) di London, minyak jenis light pengiriman Oktober turun hingga 4,07 dolar ke level US$ 111,39 per barel.
Sementara minyak jenis Brent pengiriman Oktober turun hingga US$ 109,20 per barel, yang merupakan level terendah sejak 1 Mei. Namun harga akhirnya ditutuo turun 4,05 dolar ke level US$ 110 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian besar fasilitas perminyakan utama AS di Teluk Meksiko masih ditutup akibat ancaman badai Gustav tersebut. Sekitar 96% produksi minyak masih terhenti termasuk 82% produksi gas. Teluk Meksiko menyumbang seperempat produksi minyak AS.
Namun Gustav kemarin sudah diturunkan menjadi badai kategori 2 dan diperkirakan tak lagi sedahsyat badai Katrina. Pada tahun 2005, badai Katrina menghantam kawasan perminyakan utama AS sehingga melontarkan harga menembus US$ 70 per barel untuk pertama kalinya.
Para pelaku industri perminyakan selanjutnya fokus pada pertemuan OPEC pada pekan depan. Arab Saudi yang merupakan negara paling berpengaruh di OPEC diyakini akan memutuskan untuk tidak mengubah kuota produksinya.
"Mungkin kita tidak akan melakukan apapun (dalam pertemuan OPEC nanti). Saya kira pasar sudah cukup tersuplai dengan baik, namun tidak berlebihan," ujar Menteri Perminyakan Libya, Shukri Ghanem.
(qom/qom)











































