Penjualan Motor Agustus 2008 Pecahkan Rekor

Penjualan Motor Agustus 2008 Pecahkan Rekor

- detikFinance
Selasa, 02 Sep 2008 16:31 WIB
Penjualan Motor Agustus 2008 Pecahkan Rekor
Jakarta - Penjualan sepeda motor di bulan Agustus 2008 memecahkan rekor baru penjualan bulanan. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat angka perhitungan sementara sudah mendekati 600.000 unit motor yang terjual selama Agustus 2008.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata saat dihubungi detikFinance, Selasa (2/9/2008).

"Penjualan Agustus rekor tertinggi sepanjang 2008, angka sementara sudah mendekati 600.000-an unit, iniΒ  paling sedikit 90% dari perhitungan kita," kata Gunadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gunadi menambahkan jika dibandingkan dengan penjualan sepeda motor bulan Juli yang hanya menembus 584.184 unit, maka ditaksir akan ada kenaikan 4% di Agustus. Dari data itu, posisi Honda belum tergeserkan dengan memimpin 48% penjualan, lalu diikuti Yamaha 32% dan Suzuki 14%.

"Faktor kebutuhan menjelang lebaran mendongkrak penjualan Agustus, terutama yang menunjung segmen bebek dan skutik yang pangsa pasarnya semakin besar. Skutik naik tahun ketahun pangsa pasarnya 25%," jelasnya.

Namun ia memperkirakan produksi dan penjualan sepeda motor akan melorot tajam pada bulan September tahun ini karena faktor libur puasa dan lebaran yang mengurangi jam operasi produsen sepeda motor. "Waktu kerja berkurang, pada bulan puasa penjualan bisa turun 30%, terpotong 5 hari minimum," tambahnya.

Gunadi yakin hingga akhir tahun ini, penjualan sepeda motor akan menembus rekor baru yaitu diangka 6 juta unit, dari proyeksi sebelumnya yang hanya mencapai 5,2-5,4 juta unit.

"Paling sedikit 5,8 juta unit bisa tercapai saya optimistis angka 6 juta unit bisa tembus," katanya.

Pada tahun 2007, penjualan sepeda motor hanya mencapai 4,7 juta unit. Sedangkan penjualan dari bulan Januari hingga Juli 2008 telah mencapai 3,7 juta unit atau naik 47,27% dari periode yang sama pada tahun 2007 yanga hanya 2,5 juta unit. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads