ADVERTISEMENT

Awas! Ada Penipuan Lowongan Kerja Bawa-bawa Nama PLN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 07 Jul 2022 19:15 WIB
Petugas memasang tower darurat.
Foto: Dok. PLN
Jakarta -

PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan rekrutmen karyawan yang mengatasnamakan perusahaan. PLN menegaskan, tidak pernah memungut biaya apapun kepada pelamar yang mengikuti seleksi yang diselenggarakan PLN.

Selain itu, tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi.

"Untuk rekrutmen, kami tegaskan, PLN tidak memungut biaya apapun kepada peserta rekrutmen ataupun calon pegawai," jelas Vice President Komunikasi Korporat PLN, Gregorius Adi Trianto dalam keterangan tertulis, Kamis (7/7/2022).

Dalam menjaring tenaga kerja unggul baru, PLN hanya merekrut pegawai melalui situs resmi perseroan yaitu https://rekrutmen.pln.co.id/. Melalui website ini, para pencari kerja dapat melihat informasi tentang lowongan yang dibuka serta pengumuman hasil seleksi calon pegawai PLN.

Pelamar cukup masuk ke website PLN dan mendaftar sebagai anggota dengan menyiapkan soft copy KTP, foto, ijazah, transkrip akademik, akte kelahiran dan sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL prediction, TOEIC dan IELTS).

"Selain di web rekrutmen.pln.co.id semua lowongan ataupun panggilan untuk seleksi tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi silahkan buka web tersebut untuk info rekrutmen," tegas Gregorius.

Dia menambahkan, jika ada pengumuman perihal rekrutmen PLN maka peserta akan diinformasikan melalui email rekrutmen@pln.co.id .

"Informasi tersebut hanya bisa dilihat secara pribadi melalui menu PENGUMUMAN TES setelah peserta login menggunakan akun yang dimiliki masing-masing peserta," ujar Gregorius.

Selain rekrutmen yang dilakukan secara mandiri oleh PLN, PLN juga ikut serta dalam rekrutmen bersama BUMN. Untuk rekrutmen bersama BUMN, informasi disampaikan melalui situs web rekrutmen.pln.co.id dan juga rekrutmenbersama.fhcibumn.id .



Simak Video "Microsoft Pangkas Lowongan Kerja Imbas Melemahnya Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT