Bank dan Tambang Pangkas IHSG 40 Poin

Bank dan Tambang Pangkas IHSG 40 Poin

- detikFinance
Kamis, 04 Sep 2008 16:10 WIB
Bank dan Tambang Pangkas IHSG 40 Poin
Jakarta - Aksi lepas saham-saham tambang dan perbankan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok dalam. Pengumuman kenaikan BI Rate menekan saham-saham bank.

Kebijakan BI yang menaikkan suku bunga 0,25% menjadi 9,25% dinilai akan membuat biaya bunga perbankan meningkat yang bisa menggerus marjinnya.

Sedangkan penurunan di saham sektor tambang karena investor khawatir harga minyak yang terus turun akan membuat harga komoditas ikut terpangkas.   

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasar saham dalam negeri juga tumbang mengikuti anjloknya bursa regional yang rontok karena munculnya kecemasan akan ekonomi global dan kondisi politik di Thailand.

Pada penutupan perdagangan saham Kamis (4/9/2008) IHSG turun tajam 40,766 poin (1,93%) menjadi 2.075,234. Indeks LQ-45 turun 11,200 poin (2,56%) menjadi 425,961 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,381 poin (2,48%) menjadi 329,833.

IHSG mengikuti pelemahan bursa kawasan seperti Hang Seng turun 0,95%, Seoul turun 0,03%, KOSPI turun 0,43%, Nikkei turun 1,04%, STI Singapura turun 2,63%, dan Taiwan turun 2,62%.

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat transaksi sebanyak 53.034 kali, dengan volume 1,937 miliar unit saham, senilai Rp 3,284 triliun. Sebanyak 54 saham naik, 129 saham turun dan 57 saham stagnan.

Saham-saham blue chip yang turun harganya adalah Bumi Resources (BUMI) turun Rp 175 menjadi Rp 4.625, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 700 menjadi Rp 12.200, Telkom (TLKM) turun Rp 250 menjadi Rp 7.550, United Tractors (UNTR) turun Rp 300 menjadi Rp 10.100, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 6.300, Bank Panin (PNBN) turun Rp 60 menjadi Rp 910, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.800 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 2.350.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 150 menjadi Rp 16.800, Timah (TINS) naik Rp 125 menjadi Rp 2.325 dan Adaro Energy (ADRO) naik Rp 10 menjadi Rp 1.490. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads