Demikian hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Krakatau Steel, Fazwar Bujang, di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara BUMN, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (4/9/2008).
"Sekarang ini prosesnya masih berlangsung, saya kira pekan depan sudah bisa selesai," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Fazwar enggan menyebutkan jumlah calon penjamin emisi yang mengikuti proses seleksi begitu pula dengan jumlah underwriter yang diperlukan oleh PT Krakatau Steel.
Mekanisme selanjutnya yang harus dilakukan oleh PT Krakatau Steel adalah melaporkan hasil dari penunjukkan penjamin emisi tersebut kepada Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil. Jika menteri setuju maka baru akan keluar PP mengenai privatisasi Krakatau Steel.
"Tapi sampai sekarang kan belum ada keputusan dari DPR," jelasnya. Maka dari itu PP dari Menteri pun masih terganjal dan belum bisa diturunkan.
PT Krakatau Steel akan melepas 20 hingga 40 persen sahamnya dalam IPO tahun ini. KS menargetkan meraup dana sekitar Rp 3 triliun hingga Rp 5 triliun dari IPO. (ang/ddn)











































