Rupiah Tergerus ke 9.225/US$

Rupiah Tergerus ke 9.225/US$

- detikFinance
Kamis, 04 Sep 2008 17:13 WIB
Rupiah Tergerus ke 9.225/US$
Jakarta - Kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate yang biasanya berimbas positif ke rupiah kali ini tidak mendapatkan respons karena kalah dengan tekanan eksternal.

Padahal biasanya kenaikan BI Rate justru akan memperkuat rupiah karena lebarnya selisih bunga dengan the Fed. BI menaikkan BI Rate 0,25% menjadi 9,25%.  

Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (4/9/2008) rupiah melemah hingga 23 poin ke posisi 9.225 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah hingga 9.235 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota DPR RI Dradjad H. Wibowo menilai BI Rate sebagai langkah kebijakan konservatif. BI lebih memilih menstabilkan rupiah dan mengorbankan stabilitas suku bunga SBI.

"Gubernur yang sekarang konservatif, jadi akan mengeluarkan kebijakan konservatif, BI lebih mengamankan rupiah, padahal nilai  yang wajar buat rupiah itu 9400, masih baik buat importir," ucap Dradjad saat ditemui di gedung DPR RI, Jakarta, Senayan, Kamis (4/9/2008).

Menurut Dradjad sekarang ini posisi dolar AS sedang kuat-kuatnya, jadi tidak relevan kalau BI tetap mempertahankan rupiah. "Kenapa nggak dilepas saja," serunya.

Ia menambahkan dengan langkah BI yang terus menaikkan BI rate dalam beberapa bulan terakhir, dikhawatirkan akan menimbulkan adanya ekspektasi pasar kalau BI Rate ke depannya akan terus naik.

"Yang bahaya itu adalah ekspektasi yang ujung-ujungnya adalah pengetatan likuditas," jelas Dradjad. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads