Panin Sekuritas dalam rekomendasi sahamnya, Jumat (4/9/2008) mengulas IHSG pada Kamis kemarin bergerak melemah (-1.93%) seiring dengan tekanan jual dari saham batubara. Dengan penurunan kemarin, tercatat IHSG sudah mengalami penurunan -4.29% pada pekan ini. Situasi ini bertambah buruk setelah tadi malam Dow Jones turun -344 poin menyusul naiknya angka pengangguran. Anjloknya Dow Jones diperkirakan akan berimbas terhadap gerak bursa regional Asia pada pagi ini. Disamping Dow Jones, harga minyak dunia juga kembali melemah pagi ini, memberikan sinyal negatif bagi saham berbasis komoditas.
Secara teknikal, IHSG terlihat akan kembali menguji support di 2.035. Jika tembus kemungkinan IHSG dalam jangka pendek akan menuju gap lama di 1.965.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), Kamis kemarin bergerak menguat di tengah tekanan terhadap indeks. Dari perbandingan chart, saham INTP terlihat bergerak melawan arah gerak IHGS sejak bulan lalu. Meski berada dalam uptrend, untuk jangka pendek juga terlihat ruang untuk bergerak naik relatif sudah terbatas. Hal tersebut ditunjukkan oleh beberapa oscillator indicator yang
menunjukkan mulai memasuki area overbought. Trading dengan kisaran support-resistance 6.300-6.700.
Telkom (TLKM), harga saham ADR TLKM di New York turun -4% pada perdagangan kemarin. Kami perkirakan TLKM masih akan bergerak melemah pada hari ini. Beberapa indikator juga menunjukkan sinyal saham ini masih akan melemah. TLKM diperkirakan akan menuju support 7.425 (FR 23.6%), jika tembus kemungkinan menuju batas lower Bollinger band di 7.200-an. Trading jual.
Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.
(ir/ir)











































