Rupiah dan IHSG Terjungkal

Sesi Siang

Rupiah dan IHSG Terjungkal

- detikFinance
Jumat, 05 Sep 2008 11:52 WIB
Rupiah dan IHSG Terjungkal
Jakarta - Pasar finansial dalam negeri mengalami pukulan hebat terseret anjloknya pasar global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah mencatat posisi terburuk sejak Agustus 2007.

Pada penutupan perdagangan saham sesi siang, Jumat (5/9/2008) IHSG turun tajam 75,700 poin (3,65%) menjadi 1.999,534.

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB, merosot 100 poin ke posisi 9.325 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibandingkan dengan bursa Asia lainnya, IHSG mengalami penurunan paling tajam 3,65%. Sedangkan Hang Seng turun 3,11%, Seoul turun 1,27%, KOSPI turun 1,3%, Nikei turun 3,03%, Shanghai turun 2,4%, STI Singapura turun 1,99%.

Perdagangan saham sesi siang di Bursa Efek Indonesia mencatat transaksi sebanyak 23.456 kali dengan volume 809 juta unit saham, senilai Rp 1,392 triliun. Sebanyak 12 saham naik, 165 saham turun dan 20 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 250 menjadi Rp 4.375, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 550 menjadi Rp 5.750, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 7.400, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 650 menjadi Rp 11.550 dan Bank Mandiri (BMRI) turun 125 menjadi Rp 2.675.

Analis Valbury Asia Securities, Mastono Ali mengatakan penurunan IHSG lebih banyak terimbas faktir eksternal. Seperti penurunan harga minyak ke US$ 107, anjloknya Dow Jones hingga 344 poin atau hampir 3%.

"Penurunan Dow Jones ini merupakan kedua terbesar tahun ini yang sebelumnya 26 Juni Dow Jones turun 360 poin dan kalau kita lihat pagi ini hampir semua indeks regional dibuka menurun," kata Mastono.

IHSG juga makin bertambah buruk karena lunglainya rupiah yang turun 100 poin l hingga ke level 9.325 per dolar AS.

"Kondisi ini membuat investor berhati-hati melakukan investasi terutama dalam jumlah besar. Kelihatannya investor akan menggunakan strategi hit and run," kata Mastono.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads