Bertindak sebagai broker pelaksana adalah PT Danatama Makmur. Jadwal pelaksanaan buyback yang telah diizinkan mulai 12 Juni 2008 hingga 12 Juni 2009.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2008), BUMI telah memulai buyback terhitung 3 September 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga pembelian kembali saham selama dua hari perdagangan lalu berada di kisaran Rp 4.575-4.950 per saham.
Jika mengacu pada prospektus yang telah disetujui pemegang saham dalam RUPSLB, harga maksimal buyback sebesar Rp 11.600 per saham. Untuk keperluan ini, perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp 6,752 triliun atau setara dengan US$ 716,911 juta.
Saham hasil buyback tersebut, nantinya akan digunakan perseroan untuk memenuhi kekurangan jumlah saham untuk dikonversi terkait obligasi yang telah diterbitkan perseroan tahun 2007 lalu.
Tahun lalu, BUMI telah menerbitkan obligasi konversi I dan II, masing-masing sebesar US$ 300 juta dan US$ 150 juta. Jumlah saham yang harus dikonversi untuk dua obligasi tersebut sebanyak 1.798.304.455 saham.
Pada buyback yang telah dilakukan BUMI pada 2006-2007, perseroan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 1.364.966.000 saham. Oleh karena itu jumlah saham yang masih diperlukan perseroan untuk dua obligasi konversi tersebut sebanyak 433.338.455 saham.
Pada penerbitan obligasi konversi I US$ 300 juta, BUMI telah mengkonversi 1.167.443.053 saham. Sementara untuk obligasi konversi II, BUMI baru mengkonversi 137.223.840 saham.
Dari buyback yang telah dilakukan sebanyak 1.364.966.000 saham, perseroan telah mengkonversi 1.304.666.893 saham. Sisa saham buyback yang masih ada sebanyak 60.299.107 saham. Sedangkan kekurangan saham untuk dikonversi masih sebanyak 296.114.615 saham.
Dengan demikian setelah dikurangi saham buyback yang masih dimiliki BUMI sebanyak 60.299.107 saham tersebut, total jumlah saham yang dibutuhkan perseroan untuk menutupi kekurangan tersebut sebanyak 235.815.508 saham.
Oleh karena itu BUMI melakukan buyback sebanyak 582.120.000 saham yang baru saja dimulai beberapa hari yang lalu untuk menutupi kekurangan tersebut. (dro/ir)










































