IHSG Gapai Zona Positif

IHSG Gapai Zona Positif

- detikFinance
Senin, 08 Sep 2008 16:10 WIB
IHSG Gapai Zona Positif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengikuti kenaikan sejumlah bursa saham kawasan. Namun rebound besar-besaran yang terjadi pada sesi I tidak berlanjut meski tetap bertahan di zona positif.

Sentimen positif pengambilalihan dua perusahaan pembiayaan perumahan, Fannie Mae dan Freddie Mac oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) ikut dirasakan bursa kawasan.

Pengumuman pengambilalihan Fannie Mae dan Freddie Mac sekaligus menjadi akhir dari penyelesaian dua perusahaan pembiayaan yang sangat vital bagi negara adikuasa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham di bursa Asia pun langsung melonjak, setelah pada pekan lalu dihajar sentimen negatif pelemahan ekonomi Eropa.

Jika di sesi I, IHSG) bisa naik 23,692 poin (1,17%) menjadi 2.046,256. Maka pada penutupan perdagangan saham Senin (8/9/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 15,434 poin (0,76%) menjadi 2.037,998.

Indeks LQ-45 naik 2,809 poin (0,68%) menjadi 416,779 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,318 poin (0,72%) menjadi 325,400.

IHSG mengikuti kenaikan beberapa bursa kawasan seperti Hang Seng naik 4,32%, KOSPI naik 5,25%, Seoul naik 5,15%, Nikkei naik 3,38%, STI Singapura naik 4,69%. Sedangkan bursa Shanghai masih turun 2,68%.

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 50.281 kali, dengan volume 1,961 miliar unit saham, senilai Rp 3,083 triliun. Sebanyak 125 saham naik, 62 saham turun dan 51 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) naik Rp 370 menjadi Rp 1.690, Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 7.650, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 25 menjadi Rp 3.275, United Tractors (UNTR) naik Rp 150 menjadi Rp 9.900 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.950.        

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 4.400, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 75 menjadi Rp 2.200 dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 19.850. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads