"Target penjualan sekitar Rp 9 triliun. Kontribusi mobil dan motor sekitar Rp 7 triliun," ungkap Presiden Direktur IMAS, Gunadi Sindhuwinata usai jumpa pers di showroom Foton, Jl Sukasari, Bogor, Senin (8/9/2008).
IMAS adalah salah satu pemegang lisensi beberapa merek mobil seperti Suzuki, Nissan, Hino, Volvo, Audi dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan mobil dan motor yang melebihi perkiraan sepanjang semester I 2008, mendorong IMAS menaikkan target penjualan mobil menjadi 120 ribu unit dari sebelumnya 100 ribu unit.
Meski Gunadi tidak menyebutkan target penjualan motor tahun ini, namun ia optimis target Rp 7 triliun dapat tercapai.
"Target Rp 7 triliun dari penjualan mobil dan motor, sisanya Rp 2 triliun dari penjualan suku cadang, pembiayaan kendaraan dan lain-lainnya," papar Gunadi.
Dengan target tersebut, perseroan optimis dapat menguasai pangsa pasar sebesar 22% di akhir tahun ini.
Pada tahun 2007, perolehan penjualan mobil dan motor perseroan sebesar Rp 3,7 triliun. Dengan target sebesar Rp 7 triliun tahun ini, artinya IMAS akan mencatat pertumbuhan penjualan mobil dan motor sebesar 89,19% tahun ini.
"Merek yang masih jadi unggulan tahun ini Nissan dan Hino. Tahun lalu, penjualan Nissan juga melonjak sampai dua kali lipat dibanding tahun 2006," ujar Gunadi.
Oleh karena itu, tahun ini IMAS menargetkan penjualan Nissan dan Hino masing-masing sebanyak 40 ribu unit dan 12 ribu unit.
Mengenai produk baru yang akan diluncurkan tahun ini, Gunadi belum dapat memberikan informasi lebih jauh. Namun melihat perkembangan penjualan Nissan sejak tahun 2007, kemungkinan IMAS akan meluncurkan lagi produk baru Nissan tahun ini.
"Ya bisa juga seperti itu. Kita lihat saja nanti tanggal mainnya," elak Gunadi.
(dro/ddn)











































