Pada perdagangan Senin (8/9/2008), indeks Dow Jones ditutup naik 289,78 poin (2,58%) ke level 11.510,74, Nasdaq naik 13,88 poin (0,62%) ke level 2.269,76 dan S&P naik 25,48 poin (2,05%) ke level 1.267,79.
Bursa-bursa Eropa pun ikut bergairah. Indeks FTSE 100 di London menguat hingga 3,92% ke level 5.446,30, meski sempat ada gangguan teknis. Sementara indeks CAC 40 Paris naik 3,42% ke level 4.340,18 dan DAX Frankfurt naik 2,22% ke level 6.263,74.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketidakpastian besar secara substansial sudah dihilangkan dari dunia dan juga pasar saham," ujar Al Goldman, analis dari Wachovia Securities seperti dikutip dari AFP, Selasa (9/9/2008).
Saham Fannie Mae dan Freddie Mac sebelumnya sudah merosot hampir 90% dari nilainya dalam beberapa tahun terakhir. Fannie merosot hingga 89,63% dan Freddie turun hingga 82,75%.
"Langkah ini tidak akan menyembuhkan sama sekali pasar perumahan AS. Namun setidaknya bisa meningkatkan kepercayaan bahwa yang terburuk sudah berakhir," ujar Patrick O'Hare, analis dari Briefing.com.
Harga Minyak
Sementara harga minyak mentah dunia kemarin ditutup variatif karena investor kini sedang fokus pada pertemuan OPEC yang diharapkan akan mendiskusikan pemangkasan produksi. Sentimen lainnya adalah munculnya badai Ike yang diperkirakan menghantam Teluk Meksiko lagi.
Kontrak utama minyak jenis light pengiriman Oktober naik 11 sen ke level US$ 106,34 per barel. Sementara minyak jenis Brent naik hingga 65 sen ke level US$ 103,44 per barel.
(qom/qom)










































