Waspadai Pelemahan IHSG

Waspadai Pelemahan IHSG

- detikFinance
Selasa, 09 Sep 2008 07:24 WIB
Waspadai Pelemahan IHSG
Jakarta - Penguatan saham-saham di Wall Street tak akan serta merta memacu kenaikan IHSG di lantai BEI. Apalagi sejumlah bursa regional kembali melemah, sehingga bisa menyandung penguatan IHSG.

Penguatan IHSG pada perdagangan kemarin sempat tertahan. Sempat menguat hingga 50 poin, IHSG akhirnya tak bertahan lama karena aksi profit taking.

Pada penutupan perdagangan saham Senin (8/9/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 15,434 poin (0,76%) menjadi 2.037,998.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian serupa bisa terulang pada perdagangan Selasa (9/9/2008). Meski Wall Street dan bursa-bursa Eropa menguat, IHSG masih bisa tersandung-sandung.

Sentimen positif diharapkan datang dari penguatan bursa-bursa global. Pada perdagangan Senin (8/9/2008), indeks Dow Jones ditutup naik 289,78 poin (2,58%) ke level 11.510,74, Nasdaq naik 13,88 poin (0,62%) ke level 2.269,76 dan S&P naik 25,48 poin (2,05%) ke level 1.267,79.

Bursa-bursa Eropa pun kemarin ikut bergrairah. Indeks FTSE 100 di London menguat hingga 3,92% ke level 5.446,30, meski sempat ada gangguan teknis. Sementara indeks CAC 40 Paris naik 3,42% ke level 4.340,18 dan DAX Frankfurt naik 2,22% ke level 6.263,74.

Namun penguatan itu tidak diikuti oleh Bursa Saham Brasil, yang justru merosot tajam karena para pialang mendapat sentimen negatif dari anjloknya harga komoditas.

Indeks Ibovespa anjlok 2,4% ke level 50.717 poin, sehingga menyentuh level terendahnya kembali. Indeks Brasil ini terasa sangat kontras dengan penguatan bursa-bursa dunia lainnya.

Sementara pada Selasa (9/9/2008) ini, penguatan harga saham-saham di Wall Street juga tak lagi diikuti oleh bursa regional. Pagi ini indeks Nikkei-225 di Bursa Tokyo melemah 114,41 poin (0,91%) ke level 12.510,55.

Demikian pula indeks KOSPI Korsel yang juga dibuka turun 1,1% ke level 1.460,37, setelah kemarin menguat hingga 5%.

IHSG pun bisa kembali diterpa pelemahan. Tanda-tanda tertahannya penguatan saham sudah terjadi sejak perdagangan kemarin, dan diprediksi bisa terulang pada hari ini.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Kemarin terlihat IHSG menguat ditengah reboundnya bursa regional. Meski demikian
terlihat IHSG ditutup lebih rendah dibandingkan dengan pembukaannya (open). Selain
itu, kenaikan IHSG (+0.7%) juga relatif kecil jika dibandingkan dengan kenaikan
bursa regional lain. Hal tersebut mengindikasikan gerak indeks masih lebih mengikuti
pergerakan harga minyak/komoditas. Hari ini kami perkirakan IHSG masih akan bergerak
mixed dengan kisaran support-resistance 2.010-2.080.

Optima Securities:


Penguatan bursa regional yang cukup kencang tidak diikuti bursa domestik sehingga
hanya menguat tipis 0.7% keposisi 2.037. Aksi profit taking serta pelemahan sektor
perkebunan dan infrastruktur menahan indeks untuk rebound. Indeks selanjutnya
menunggu tren harga komoditas dengan arah pergerakan dilevel 2.020-2.070 dengan
pilihan saham: TLKM, UNTR, PTBA, BBRI dan BDMN.

eTrading Securities:


Perdagangan kemarin IHSG kurang memiliki sokongan beli, investor cenderung take-profit sehingga Rebound yang besar diharapkan tidak terjadi, IHSG +0,8% menjadi 2,038. Investor masih pesimis dengan harga minyak dunia. Bukan hanya regional indek lagi menjadi acuan IHSG tetapi harga minyak dan komoditas lainnya. Market indonesia berbobot sekitar 30% dari produsen komoditas.

Sementara perdagangan US semalam, Dow rebound 300 points atau 2,6% menjadi 11.510. Pemerintah akan mengambil alih perusahaan kredit perumahan terbesar Fannie Mae and Freddie Mac membuat investor optimist dengan keadaan ekonomi.

Namun perdagangan Dow tidak diserap regional pada pembukaan, STI -0,8% dan KS11 -1,4% namun KLSE +0,5%. Di regional likuiditas menjadi faktor utama perdagangan untuk sisa bulan di tahun ini.

Untuk perdagangan indeks, pagi ini di perkirakan akan side-way sampai kenaikan. Investor masih memantau harga minyak pada level fisiologi $100. Banyak rumor di pasar yang membuat indek menjadi kurang bergairah. Range perdagangan hari ini di perkirakan berkisar 2.040-2.060.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads