Pada perdagangan Selasa (9/9/2008) pukul 10.20 waktu JATS, IHSG langsung terpangkas hingga 60,136 poin (2,95%) ke level 1.977,862. Ini adalah level terburuk sejak 21 Agustus 2007 lalu, saat IHSG menyentuh level 1993.
Sementara nilai tukar rupiah juga sempat terpuruk di level 9.360 per dolar AS sebelum akhirnya sedikit rebound ke 9.345 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional juga dilanda kemerosotan tajam setelah pada perdagangan kemarin menangguk kenaikan setelah pemerintah AS mengumumkan pengambilalihan Fannie Mae dan Freddie Mac.
Indeks Nikkei-225 di Bursa Tokyo merosot 185,43 poin ke level 12.439,03, Hang Seng merosot 384,6 poin ke level 20.409,67, Shanghai Composite Index turun 2,94 poin (0,14%) ke level 2.140,48.
Investor di pasar saham Asia melakukan aksi ambil untung setelah mencetak kenaikan besar kemarin, memanfaatkan momentum pengumuman pengambilalihan Fannie Mae dan Freddie Mac.
Padahal pada perdagangan Senin (8/9/2008), indeks Dow Jones ditutup naik 289,78 poin (2,58%) ke level 11.510,74, Nasdaq naik 13,88 poin (0,62%) ke level 2.269,76 dan S&P naik 25,48 poin (2,05%) ke level 1.267,79.
Bursa-bursa Eropa pun ikut bergairah. Indeks FTSE 100 di London menguat hingga 3,92% ke level 5.446,30, meski sempat ada gangguan teknis. Sementara indeks CAC 40 Paris naik 3,42% ke level 4.340,18 dan DAX Frankfurt naik 2,22% ke level 6.263,74. (qom/ddn)










































