"Sebetulnya memang telah menjadi kebijakan perusahaan untuk melepas seluruh saham minoritas di proyek-proyek tol. Namun untuk melepas sangat tergantung pada kondisi pasar," ungkap Corporate Secretary JSMR, Okke Marlina saat dihubungi detikFinance, Selasa (9/9/2008).
Enam ruas tol tersebut adalah:
- Ruas Waru-Juanda (12,8 km) yang dikelola oleh PT Citra Marga Surabaya
- Ruas Tangerang-Merak (73 km) yang dikelola PT Marga Mandala Sakti,
- Ruas Surabaya-Gresik (20,7 km) yang dikelola PT Margabumi Matraraya,
- Ruas Ujung Pandang Tahap I (6,05 km) yang dikelola PT Bosowa Marga Nusantara,
- Ruas Cawang-Tanjung Priok (15,5 km) dan
- Ruas Pluit-Ancol-Jembatan Tiga (11,55 km) yang dikelola PT Citra Marga Nusaphala Tbk (CMNP).
JSMR menguasai 5% saham di CMS, 5,36% saham di Marga Mandala Sakti, 6,47% di Margabumi Matraraya, 10% saham di Bosowa Marga Nusantara dan 4,23% saham di CMNP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Okke menambahkan, saat ini JSMR masih fokus pada penggarapan 6 ruas tol terkini yang tendernya baru saja dimenangkan perseroan.
"Jika prospeknya lebih untung tentu akan kami lepas, namun secara keuangan, saat ini masih mencukupi. Tapi tidak tertutup kemungkinan seluruh saham minoritas di ruas-ruas tersebut akan dilepas jika pasar kondisinya baik," ujar Okke.
(dro/qom)











































