Pada perdagangan Rabu (10/9/2008), IHSG ditutup merosot hingga 73,709 poin (3,76%) ke level 1.885,043. Level ini terus mendekati level terendah IHSG sejak Agustus 2007. Indeks LQ 45 melemah 18,373 poin (4,62%) ke level 379,413, JII turun 16,704 poin (5,39%) ke level 292,974.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat 69.465 kali transaksi pada volume 5.889 juta lembar saham senilai Rp 9,693 triliun. Sebanyak 29 saham naik, 186 saham turun dan 42 saham stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk melemahnya nilai tukar, masalah ketidakpastian bursa regional, akumulasi sentimen negatif masih membayangi kondisi pasar modal. Sejauh ini pada pasar masih banyaknya sentimen negatif sehingga indeks masih tertekan, " ujarnya.
Saham-saham yang turun harganya di top losers antara lain PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun Rp 450 menjadi Rp 3.500, Astra International (ASII) turun Rp 300 menjadi Rp 19.250, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.350 menjadi Rp 12.900, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 1.000 menjadi Rp 10.350, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 7.350.
Sedangkan saham-saham yang mencatat penguatan harga antara lain PT Trada Maritime naik Rp 35 menjadi Rp 159, Indofood naik Rp 50 menjadi Rp 2.200, Bank Mandiri naik Rp 25 menjadi Rp 2.675 (ddn/qom)











































