Namun kemerosotan IHSG bisa berkurang pada menit-menit akhir. Dan pada perdagangan Kamis (11/9/2008), IHSG akhirnya ditutup turun 14,910 (0,79%) ke level 1.870,133. Posisi ini adalah yang terburuk sejak 3 April 2007, saat IHSG ditutup menyentuh 1.894.
Indeks LQ 45 juga melemah 3,408 poin (0,90%) ke level 376,005. Perdagangan di seluruh pasar mencatat 61.997 kali transaksi pada volume 2.827 juta lembar saham senilai Rp 3,181 triliun. Sebanyak 84 saham naik, 80 saham turun dan 80 saham stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Bumi Resources (BUMI) yang sebelumnya terpuruk dan menyebabkan kemerosotan IHSG akhirnya bisa mampu menahan laju penurunan IHSG hari ini. Saham BUMI naik Rp 175 menjadi Rp 3.675.
Saham-saham lain yang berhasil menguat di top gainer antara lain PGN (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 2.050, Bakrie Brothers (BNBR) naik Rp 40 menjadi Rp 790, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 10 menjadi Rp 1270, Energi Mega Persada (ENRG) naik Rp 20 menjadi Rp 600.
Sementara saham-saham di bursa Asia hari ini juga berguguran, dan untuk diluar Jepang turun hingga level terendahnya sejak Oktober 2006. Indeks Nikkei-225 tercatat merosot 2%, ke level terendahnya dalam 6 bulan terakhir, Hang Seng turun 2,7% ke level terendah dalam 1 tahun terakhir.
"Kami percaya bahwa kekhawatiran soal inflasi sudah berkurang, dan sekarang kekhawatiran baru meluas tentang perlambatan ekonomi di Eropa, Jepang dan negara berkembang. Dalam pandangan kami, risiko ini sungguh nyata," kata Adrian Mowat, analis dari JP Morgan seperti dikutip dari Reuters.
Gejolak di pasar saam dan obligasi sebagaimana pelemahan ekonomi hanyalah sebagian dari upaya investor-investor dunia untuk mengurangi risiko portofolionya dan menyokong dolar AS.
"Arah pasar kini pada posisi beli untuk dolar. Apa yang kita saksikan sekarang ini adalah sebuah posisi penyesuaian dari sebuah gambaran lebih besar, dimana investor berbalik ke pasar uang dari aset-aset yang berisiko," ujar Hideaki Inoue, chief manager forex Mitsubishi UFJ Trust Bank.
(qom/ddn)











































