Pada perdagangan Kamis (11/9/2008), rupiah melorot hingga 9.420 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya di level 9.325 per dolar AS.
Rupiah melemah tajam seiring aksi pelepasan saham yang masih saja deras terjadi. Investor untuk sementara melepas portofolio-portofolio investasi menunggu situasi reda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gejolak di pasar saham dan obligasi sebagaimana pelemahan ekonomi hanyalah sebagian dari upaya investor-investor dunia untuk mengurangi risiko portofolionya dan menyokong dolar AS.
"Arah pasar kini pada posisi beli untuk dolar. Apa yang kita saksikan sekarang ini adalah sebuah posisi penyesuaian dari sebuah gambaran lebih besar, dimana investor berbalik ke pasar uang dari aset-aset yang berisiko," ujar Hideaki Inoue, chief manager forex Mitsubishi UFJ Trust Bank seperti dikutip dari Reuters.
(qom/qom)










































