Pertemuan itu dipimpin oleh Menko Perekonomian yang juga Menkeu Sri Mulyani di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (15/9/2008).
Hadir dalam kesempatan itu diantaranya deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono, Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany, direksi BEI Erry Firmansyah dan Eddy Sugito, Ketua AAJI Evelyn P, Ketua APRDI Abiprayadi Riyanto, ekonom Fauzi Ikhsan, dan pelaku reksa dana Michael Tjoajadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah bersama BI telah siap mengambil langkah-langkah terkoordinasi dan terstruktur yang diperlukan untuk mengatasi tekanan likuditas dan mengembalikan kepercayaan para pelaku ekonomi.
Pasar finansial dalam negeri terus mengalami pukulan keras dari imbas labilnya pasar global. Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian mengkerut di posisi terendah tahun ini.
Pada perdagangan sesi I, Senin (15/9/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertebas 23,236 poin (1,29%) menjadi 1.780,826. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB turun 25 poin ke posisi 9.450 per dolar AS. (ir/qom)











































