Bursa Asia pada perdagangan Senin (15/9/2008) berguguran. Taiwan anjlok 4,09%, Filipina anjlok 4,2%, Australia turun 1,8%, Singapura turun 2,26%. India anjlok 5,19% dan Indonesia turun 2,67%. Bursa-bursa Asia lainnya lebih 'beruntung ' karena sedang libur seperti Tokyo, Hong Kong, Shanghai dan Seoul.
Dan kemerosotan menular ke bursa Eropa. Indeks FTSE 100 pada perdagangan awal pekan ini dibuka langsung turun 2,28% saat dibuka, DAX Franfurt turun 1,55% dan CAC Paris turun 2,48%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebangkrutan itu mengakhiri berbagai spekulasi dan pembahasan berlarut-larut dalam upaya mencari solusi bagi Lehman. Perundingan 3 hari yang digelar para bankir utama AS, pemerintah dan Bank Sentral AS tak menghasilkan solusi nyata. Hanya saja, 10 bank investasi besar sepakat untuk menyediakan US$ 70 miliar bagi Lehman, namun tak ada satupun yang bersedia membeli Lehman yang memiliki kredit macet mortgage segunung.
"Jelas sekali dengan kabar Lehman bangkrut, Bank of America membeli Merrill Lynch dan AIG yang sedang mendapat tekanan untuk menjual aset, maka Anda kemungkinan akan melihat lebih banyak lagi satu hari dalam sejarah sektor finansial ketimbang yang kita lihat semenjak crash terbesar pada tahun 1929," jelas Direkrut Macquaire Private Wealth, Marcus Droga seperti dikutip dari AFP.
"Saya tidak memperkirakan pasar saham AS akan crash malam nanti, namun dalam pengertian peristiwa sekarang, maka ini adalah hari yang bersejarah," imbuh Droga.
"Semuanya didorong oleh sektor finansial, terutama kabar dari AS," jelas pialang senior CMC, Dominic Vaughan.
Hari ini memang penuh kejutan. Lehman Brother bangkrut, sementara Bank of America membeli Merrill Lynch untuk menyelamatkan bank investasi tersebut dari kejatuhan.
Lehman akhirnya mengumumkan rencananya untuk meminta perlindungan kebangkrutan, setelah berupaya untuk mendanai aset yang terlalu besar risikonya dengan modal yang terlalu minim.
Pendaftaran kebangkrutan 'Chapter 11' tidak termasuk operasional broker-dealer dan unit lain seperti aset manajemen Neuberger Berman. Bisnis tersebut akan terus beroperasi kendati Lehman akan melikuidasinya.
Kebangkrutan Lehman ini sekaligus yang terbesar sejak tahun 1990, ketika Drexel Burnham Lambert mendaftarkan proteksi kebangkrutan akibat kolapsnya pasar obligasi.
Rencana kebangkrutan ini sekaligus menambah angka pengangguran di AS. Sebanyak 26.000 karyawan Lehman sendiri sebelumnya harap-harap cemas menunggu kabar tentang rencana ke depan.
Para karyawan di kantor pusat Lehman, Manhattan sejak Minggu kemarin terlihat keluar masuk membawa barang-barang yang sudah dikemas.
(qom/ir)











































