Rupiah Dikepung Anjloknya Pasar Global

Rupiah Dikepung Anjloknya Pasar Global

- detikFinance
Selasa, 16 Sep 2008 07:58 WIB
Jakarta - Rupiah bakal sulit keluar dari jalur merah karena dikepung sentimen negatif anjloknya pasar finansial global. Investor mengabaikan faktor fundamental ekonomi Indonesia yang masih kuat.

Faktor eksternal kini telah menjadi motor utama penggerak rupiah sampai-sampai upaya bank sentral melakukan intervensi juga tidak begitu sukses.

Pada perdagangan valas pukul 07.45 WIB, Selasa (16/9/2008) rupiah ada di posisi 9.430 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.418-9.443 per dolar AS. Posisi rupiah pagi ini agak sedikit rebound jika dibandingkan penutupan Senin kemarin (15/9/2008) di level 9.445 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jatuhnya raksasa finansial di AS yakni Lehman Brothers akan terus mempengaruhi gonjang-ganjing di pasar global. Pelaku pasar melihat masih akan ada lagi korban lain yang akan berguguran.

Pelaku pasar belum bisa melihat kapan kekisruhan di pasar global ini akan berakhir. Malahan yang terjadi, investor mulai bersiap-siap jika ada perusahaan finansial yang kembali ambruk.

Karena sebelumnya sudah ada perusahaan finansial di AS yang bangkrut karena sengkarut kredit subprime mortgage seperti Bear Stearns, Northern Rock, Fannie Mae, dan Freddie Mac. Kini American International Group (AIG), salah satu perusahaan asuransi terbesar dunia kemungkinan juga harus menghadapi masalah serupa.    

Pelaku pasar kini menanti langkah apa yang akan dilakukan the Fed dalam sidang 16 September 2008. Kebijakan the Fed diharapkan bisa menahan keterpurukan pasar di Wall Street yang akan mengimbas ke pasar global.   

Sementara posisi dolar AS terhadap euro pada perdagangan Senin waktu AS (15/9/2008) sempat melemah ke 1,4481 dolar dalam perdagangan yang sangat volatil sebelum akhirnya ditutup di level 1,4227 dolar AS. Pasar percaya the Fed akan memangkas suku bunganya untuk mengatasi kekacauan di pasar. (ir/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads