Hal tersebut dikemukakan oleh, Dirut Semen Gresik Dwi Sutjipto sebelum rapat anggaran bersama Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/9/2008).
Lebih lanjut perseroan mengharapkan target laba bersih tahun ini minimal sama dengan tahun 2007. Namun hal itu tergantung dari pergerakan harga produk semen di pasaran.
"Memang pada Agustus lalu, permintaan semen turun 2% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Tapi itu tidak menjadi masalah karena kinerja semester I melampaui target," ujarnya
Menurut Dwi, pertambahan pendapatan tersebut didorong oleh kemungkinan peningkatan permintaan semen dari 34 juta ton tahun 2007 menjadi 37 juta ton pada tahun ini. Bahkan diperkirakan pertumbuhan konsumsi semen hingga akhir diperkirakan mencapai 10-11%. "Penurunan permintaan pada Agustus lalu tidak bisa jadi patokan sampai akhir tahun," katanya.
Pembangunan Pabrik Terkendala
Pada bagian lain, Dwi mengungkapkan rencana pembangunan pabrik semen di Jawa Tengah terkendala dengan belum keluarnya laporan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dari instansi terkait.
Persyaratan tersebut merupakan poin penting dan kewajiban yang harus dipenuhi perusahaan sebelum pembangunan dilanjutkan. "Kalau sudah oke, langkah selanjutnya yang akan disiapkan adalah pembebasan lahan," ujar Dwi. (ang/ir)










































