Langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memaksimalkan pembayaran utang sebelum jatuh tempo.
Demikian dikatakan oleh Direktur Keuangan Indocement Christian Kartawijaya, Selasa malam di gedung Indocement, Jakarta, Selasa (16/9/2008) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Christian, dengan pembayaran utang sebelum jatuh tempo maka langkah perseroan untuk melakukan ekspansi pada tahun depan akan lebih ringan.
"Tahun ini tidak terlalu banyak investasi, kita bayar untuk bayar utang. Jadi ada opportunity, ini waktu yang tepat. Jatuh tempo baru Maret 2009 sebenarnya," ujarnya.
Sementara itu Presiden Direktur Incocement Daniel Lavalle mengatakan, permintaan semen hingga akhir tahun ini masih cukup tinggi terutama yang ditopang pada proyek-proyek infrastruktur. Meskipun ia mengatakan pertumbuhan permintaan semen pada semester 2 tahun ini tidak sebaik tahun lalu.
Menghadapi permintaan semen tahun depan perseroan akan melakukan kajian untuk melakukan ekspansi bagi produksi baru.
"Soal ekspansi, ada beberapa lokasi sedang kita pertimbangkan untuk melakukan kajian," jelas Daniel.
Christian menambahkan untuk tahun depan perseroan akan melakukan penambahan produksi yang berlokasi di Cirebon sebanyaj 1,2 juta ton dari sebelumnya yang melakukan penambahan 600.000 ton.
Penambahan produksi yang bertahap ini, lanjut Christian, agar memudahkan perseroan untuk memenuhi permintaan semen yang meningkat, meskipun dilakukan penambahan produksi yang bertahap dalam jumlah kecil.
Ia menambahkan pada tahun ini perseroan mengestimasi kebutuhan capex sebesar US$ 60 juta sampai US$ 70 juta.
(hen/qom)











































