"Kami menargetkan laba bersih sebesar Rp 450 miliar," ujar Wakil Presiden Direktur CPIN, Thomas Effendy di restoran Chamu-Chamu, SCBD, Jakarta, Selasa Malam (16/9/2008).
Tahun lalu, CPIN membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 8,7 triliun dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 185,5 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini kami menargetkan produksi pakan ternak sebanyak 2,3 juta ton, DOC tahun ini kami targetkan tumbuh 10% menjadi sekitar 528 juta ekor. Untuk processing chicken tumbuh paling pesat lebih dari 50% setiap tahunnya. Jadi target kami tahun ini produksi sekitar 42 ribu ton processing chicken," papar Thomas.
CPIN baru saja merampungkan penambahan kapasitas pabrik pakan ternak di Makasar dan Lampung, serta melakukan perluasan peternakan (breeding farm) yang dimiliki perseroan.
"Penambahan kapasitas dua feedmill di Makasar dan Lampung sudah rampung dan sudah beroperasi," ujar Thomas.
Faktor kenaikan harga jual juga diperkirakan bakal mendongkrak kinerja keuangan CPIN tahun ini.
"Harga jual pakan ternak saat ini sekitar Rp 3.900/kg. Tahun lalu masih sekitar Rp 2.900/kg. Harga jual DOC tahun ini juga naik ke sekitar Rp 3.000/ekor," jelas Thomas.
Melalui berbagai faktor tersebut, CPIN menargetkan perolehan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 12 triliun tahun ini, naik 40% dibandingkan tahun 2007 sebesar Rp 8,7 triliun.
Untuk laba bersih, perseroan menargetkan angka sebesar Rp 450 miliar, naik 142,58% dibanding perolehan tahun lalu sebesar Rp 185,5 miliar. (dro/ir)











































