Pada perdagangan valas pukul 07.45 WIB, Kamis (18/9/2008) rupiah ada di level 9.428 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.416-9.441 per dolar AS. Posisi rupiah Kamis pagi ini melemah signifikan dibanding penutupan Rabu kemarin yang ada di level 9.395 per dolar AS.
Bank Indonesia bakal kembali direpotkan dengan intervensinya agar pelemahan rupiah tidak begitu dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BI akan terus intervensi untuk menjaga level rupiah di level batas psikologis Rp 9.500 karena kalau lewat itu bisa mudah ke Rp 10.000. Untuk menjaga nilai tukar yang paling mudah adalah menaikkan suku bunga, intervensi hanya efektif kalau sentimen buruknya hanya sesaat, kalau long therm tidak bisa," jelasnya di acara buka puasa SCB, Rabu malam (17/9/2008).
Sementara mata uang dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS (17/9/2008) relatif stagnan terhadap euro di posisi 1,4120 dolar AS dari sebelumnya 1,4127 dolar AS. Namun dolar AS kembali jatuh terhadap mata uang Jepang yang ada di posisi 104,61 yen dibanding hari sebelumnya 105,62 yen.
Analis menilai dolar AS masih dalam tekanan setelah the Fed menahan suku bunganya 2% sebagai upaya untuk menenangkan pasar, karena kebijakan tersebut tidak banyak membantu kondisi pasar yang sedang kacau pasca bangkrutnya Lehman Brothers. (ir/ir)











































