Panin Sekuritas dalam laporan Kamis (18/9/2008) mengulas pada perdagangan Rabu kemarin (17/9/2008)IHSG bergerak menguat (+1.97%), meski demikian terlihat minat beli juga mulai berkurang seperti yang ditunjukkan oleh bentuk doji star dalam perdagangan kemarin. Saham pertambangan menjadi pendorong indeks terbesar kemarin.
Sementara Dow Jones dalam perdagangan tadi malam ditutup anjok -4.06%, terendah sejak November 2005. Penurunan Dow Jones didorong oleh kekhawatiran berlanjutnya masalah di sektor finansial. Pemerintah AS memutuskan untuk menyelamatkan AIG dengan menyuntikkan dana US$ 85 miliar. Sementara Morgan Stanley dikabarkan tengah mencari mitra baru.
Secara teknikal, IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Saham sektor finansial diperkirakan akan tertekan hari ini. Sementara sektor pertambangan akan memanfaatkan momentum naiknya harga komoditas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank Rakyat Indonesia (BBRI), pada Rabu kemarin berlanjut naik pasca rebound hari Senin. Meski demikian, bentuk doji star mengindikasikan mulai terjadi profit taking. Penutupan juga terlihat lebih rendah dibandingkan pembukaan. Dalam jangka pendek, jika menembus 5.200, kemungkinan akan
menuju level 5.000-an kembali. Sementara level resistance di 5.450
Bank Central Asia (BBCA), rekomendasi jual dengan support Rp 2.725-2.775 dan resistance Rp 2.875-2.900. Boleh cut loss di harga Rp 2.875.
Bank Danamon Indonesia (BDMN), rekomendasi jual dengan support Rp 4.675-4.825 dan resistance Rp 5.000-5.250. Boleh cut loss di harga Rp 5.250.
Meski pasar dalam tekanan jual yang tinggi, masih ada kabar-kabar baik seperti: Β
- BI akan turunkan GWM (giro wajib minumum) perbankan di BI untuk menambah likuiditas di pasar.
- BTEL, menargetkan dapat memberi layanan jasa telepon SLI pada akhir 2008
- ISAT, telah melakukan pembelian kembali (buyback) obligasi senilai USD208,2juta atau 38% dari total obligasi USD550juta.
- BUDI, telah merealisasikan buyback sebanyak 27,85juta saham.
- TBLA, telah merealisasikan buyback sebanyak 17,5juta lembah saham.
- CTBN, Chrystal Global Fund menjual 8,52% saham CTBN pada harga Rp31.000.
- APEX, tiga empat bank siap memberikan pinjaman senilai USD70juta kepada APEX.
- BNII, Bapepam LK memberi kesempatan menambah batas waktu pelepasan kembali (refloat) saham selama 6 bulan yang bisa diperpanjang, dari ketentuan semula 2 tahun.
- TLKM, jumlah pelanggan Flexi dan Speedy melonjak.
- MIRA, kaji lepas anak usaha atau right issue.
- Otomotif, kenaikan BI Rate dan tarif pajak bayangi penjualan otomotif.
- CPRO akan lakukan right issue 100:36 @Rp200 untuk lunasi hutang ke induknya SHS yang digunakan untuk membeli tambak ex Dipasena senilai Rp1,6T. Tanggal cum 29 Oktober 2008.
Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil. (ir/ir)











































