Investor masih fokus pada kondisi perusahaan-perusahaan besar di AS pasca bangkrutnya Lehman Brothers, diambilalihnya saham AIG oleh pemerintah AS serta Merrill Lynch yang dibeli Bank of America.
Kekhawatiran akan munculnya kembali korban-korban baru membuat pelaku pasar mengurangi investasinya di pasar modal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Kamis (18/9/2008) IHSG terpukul jatuh 57,010 poin (3,22%) menjadi 1.712,884.
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB turun 15 poin menjadi Rp 9.410 per dolar AS. Pelemahan rupiah agak tertahan karena BI diduga terus siaga di pasar.
Perdagangan saham sesi I mencatat transaksi sebanyak 37.943 kali, dengan volume 2,109 miliar unit saham, senilai Rp 1,853 triliun. Sebanyak 22 saham naik, 153 saham turun dan 22 saham stagnan.
Saham-saham yang jeblok harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 200 menjadi Rp 3.075, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 60 menjadi Rp 1.460, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 6.550, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 400 menjadi Rp 4.900, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 menjadi Rp 2.400
(ir/qom)











































