Rupiah dan IHSG Kembali Jatuh

Sesi Siang

Rupiah dan IHSG Kembali Jatuh

- detikFinance
Kamis, 18 Sep 2008 12:12 WIB
Rupiah dan IHSG Kembali Jatuh
Jakarta - Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pukulan karena pelaku pasar takut akan kondisi pasar finansial global yang bakal terus memburuk.

Investor masih fokus pada kondisi perusahaan-perusahaan besar di AS pasca bangkrutnya Lehman Brothers, diambilalihnya saham AIG oleh pemerintah AS serta Merrill Lynch yang dibeli Bank of America.

Kekhawatiran akan munculnya kembali korban-korban baru membuat pelaku pasar mengurangi investasinya di pasar modal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG mengikuti keterpurukan saham-saham di Wall Street, serta bursa Asia yang pada sesi siang ini berjatuhan seperti Hang Seng turun 7,38%, Seoul turun 3,46%, KOSPI turun 3,51%, Nikkei turun 3,3%, Sanghai turun 5,84%, STI Singapura turun 4,51% dan Taiwan turun 3,59%.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Kamis (18/9/2008) IHSG terpukul jatuh 57,010 poin (3,22%) menjadi 1.712,884.

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB turun 15 poin menjadi Rp 9.410 per dolar AS. Pelemahan rupiah agak tertahan karena BI diduga terus siaga di pasar.

Perdagangan saham sesi I mencatat transaksi sebanyak 37.943 kali, dengan volume 2,109 miliar unit saham, senilai Rp 1,853 triliun. Sebanyak 22 saham naik, 153 saham turun dan 22 saham stagnan.

Saham-saham yang jeblok harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 200 menjadi Rp 3.075, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 60 menjadi Rp 1.460, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 6.550, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 400 menjadi Rp 4.900, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 menjadi Rp 2.400
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads