Panin Sekuritas dalam laporan Jumat (19/9/2008) mengulas, indeks dunia pada Kamis kemarin (18/9/200) bergerak menguat menyusul rencana The Fed, European Central Bank (ECB), dan Bank of Japan menyuntikkan dana hingga US$1 80 miliar dalam rangka menyelamatkan pasar finansial global. Rencana tersebut direspons positif oleh pasar, terbukti Hang Seng yang sempat -7%, akhirnya ditutup turun tipis -0.03%.
Demikian pula IHSG, setelah sempat turun akhirnya ditutup menguat 1%. Kami perkirakan hari ini IHSG masih akan menguat didukung oleh sentimen regional, serta menguatnya harga minyak mentah dunia. Secara teknikal, IHSG akan menguji level resistance 1.807, jika tembus kemungkinan akan bergerak menuju 1.830-an. Level support berada di 1.737.
Berikut analisa teknikal dua saham komoditas:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indo Tambangraya Megah (ITMG), salah satu saham batubara yang juga turun sangat signifikan. Jika dibandingan dengan awal bulan, ITMG sudah turun -31%. Kami perkirakan saham ini berpeluang untuk menguat dalam jangka pendek memanfaatkan momentum reboundnya harga batubara. Kisaran support-resistance 17.800- 22.350. Trading buy.
Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil. (ir/ir)











































