Belanja Saham Lonsum dan ITMG

Rekomendasi Saham

Belanja Saham Lonsum dan ITMG

- detikFinance
Jumat, 19 Sep 2008 08:49 WIB
Belanja Saham Lonsum dan ITMG
Jakarta - Saham-saham komoditas di Bursa Efek Indonesia sudah mengalami jenuh jual sehingga waktunya investor untuk kembali mengoleksi saham sektor ini. Saham Lonsum dan Indo Tambangraya Megah bisa jadi alternatif.

Panin Sekuritas
dalam laporan Jumat (19/9/2008) mengulas, indeks dunia pada Kamis kemarin (18/9/200) bergerak menguat menyusul rencana The Fed, European Central Bank (ECB), dan Bank of Japan menyuntikkan dana hingga US$1 80 miliar dalam rangka menyelamatkan pasar finansial global. Rencana tersebut direspons positif oleh pasar, terbukti Hang Seng yang sempat -7%, akhirnya ditutup turun tipis -0.03%.

Demikian pula IHSG, setelah sempat turun akhirnya ditutup menguat 1%. Kami perkirakan hari ini IHSG masih akan menguat didukung oleh sentimen regional, serta menguatnya harga minyak mentah dunia. Secara teknikal, IHSG akan menguji level resistance 1.807, jika tembus kemungkinan akan bergerak menuju 1.830-an. Level support berada di 1.737.

Berikut analisa teknikal dua saham komoditas:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PP London Sumatra (LSIP), saat ini berada dalam area oversold. Kemarin LSIP naik cukup signifikan. LSIP saat ini diperdagangan -73% dari titik tertinggi tahun 2008. Dalam 18 hari terakhir, LSIP turun -39%. Itulah sebabnya saham ini berada dalam kondisi deep oversold. Pergerakan saham LSIP tidak lepas dari pergerakan harga CPO dan crude oil. Reboundnya hanya minyak, memberikan harapan bagi investor untuk trading pada saham ini. Kami menargetkan dalam jangka pendek LSIP dapat kembali ke level 4.500-an. Sementara support berada di 3.250. Trading buy.

Indo Tambangraya Megah (ITMG), salah satu saham batubara yang juga turun sangat signifikan. Jika dibandingan dengan awal bulan, ITMG sudah turun -31%. Kami perkirakan saham ini berpeluang untuk menguat dalam jangka pendek memanfaatkan momentum reboundnya harga batubara. Kisaran support-resistance 17.800- 22.350. Trading buy.

Disclaimer:

Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads