"Operasi tambang emas tidak terganggu dan target produksi emas tahun 2008 tidak berubah," kata Sekretaris Perusahaan Antam Bimo Budi Satriyo dalam laporan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/9/2008).
Sebelumnya pada 19 September 2008, Antam meminta bantuan aparat keamanan dari kepolisian dan TNI untuk melakukan penertiban PETI yang makin marak menjelang hari raya Idul Fitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bimo mengatakan Antam terus berupaya mengurangi jumlah pelaku PETI melalui berbagai pendekatan seperti sosialisasi kepada masyarakat atas bahaya PETI. Mengingat kegiatan PETI menggunakan merkuri yang merupakan bahan beracun yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan menimbulkan kerusakan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, serta masalah keselamatan kerja.
Antam juga terus menyempurnakan strategi pengurangan PETI dengan menggunakan tiga strategi utama yakni pengembangan masyarakat, sosialisasi hukum dan perundang-undangan serta pendekatan keamanan.
Meski demikian kegiatan PETI di sekitar tambang emas Pongkor belum berhasil dihilangkan sama sekali. Saat ini jumlah pelaku PETI diperkirakan sekitar ratusan orang, jauh menurun dibandingkan tahun 1998-1999 yang mencapai ribuan PETI.
(ir/qom)











































