Pelaku pasar kembali memburu saham-saham unggulan secara selektif terutama sektor komoditas setelah harga minyak kembali berada di level US$ 100 per barel.
Pada penutupan perdagangan sesi satu, Senin (22/9/2008) IHSG menguat 21,650 poin (1,14%) menjadi 1.913,382. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, menguat tajam 70 poin ke level 9.300 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan bursa regional ini terimbas dari upaya pemerintah AS yang akan membuat program penyelamatan krisis senilai US$ 700 miliar untuk meredam kekacauan pasar finansial AS yang bisa berimbas ke pasar global. Â
Perdagangan saham sesi siang di Bursa Efek Indonesia mencatat transaksi sebanyak 47.704 kali, dengan volume 2,109 miliar unit saham, senilai Rp 3,669 triliun. Sebanyak 86 saham naik, 65 saham turun dan 56 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 10 menjadi Rp 1.560, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 2.400, Timah (TINS) naik Rp 20 menjadi Rp 1.730, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) naik Rp 80 menjadi Rp 1.690 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 250 menjadi Rp 5.850.Â
(ir/qom)











































