Pada penutupan perdagangan saham, Senin (22/9/2008) IHSG naik tipis 5,610 poin (0,3%) menjadi 1.897,341. Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Indeks meneruskan rally penguatannya selama lima hari berturut-turut. Indeks ditutup menguat 5,61 poin (+0,29%) ke level 1.897,342 dengan kapitalisasi mencapai Rp5,7 trilliun (65% berasal dari pihak asing).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turunnya harga batubara di Newcastle (-$9,5) ke $137,3 menyebabkan sektor pertambangan merosot, seperti PTBA (-3,8%), BUMI (-0,63%), dan BYAN (-2,75%). Turunnya harga batubara bergerak berlawanan dengan kenaikan harga minyak ($105,1).
Sektor property dan perdagangan adalah sektor yang melemah pada perdagangan hari ini, di samping sektor pertambangan. Saham-saham yang ditutup menguat adalah BBRI (+5,35%), BMRI (+4,67%), dan AALI (+3,57%) seiring kenaikan harga CPO (+3,5%).
Kenaikan IHSG dibarengi terangkatnya indeks Dow seiring kebijakan pemerintah melarang transaksi short sell atas 799 saham yang tercatat di bursa saham Amerika. Sehari sebelumnya, FSA Inggris juga mengeluarkan kebijakan yang sama untuk mencegah jatuhnya saham-saham sektor keuangan.
(qom/qom)










































