Dealer valas mengatakan penurunan dolar AS yang signifikan ini karena euforia penyelamatan dana untuk krisis finansial oleh pemerintah AS sebesar US$ 700 miliar mulai hilang.
Kini pelaku pasar justru kembali cemas karena kebijakan penyelamatan itu dinilai belum bisa mengakhiri krisis finansial yang terus berlangsung. Pasar juga khawatir keputusan tersebut akan menambah tingkat utang pemerintah AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan dolar AS terhadap euro yang mencapai 320 poin itu tercatat sebagai penurunan terbesar dalam satu hari sejak euro muncul di tahun 1999. Sedangkan terhadap mata uang Jepang, dolar AS melemah ke 105,42 yen dari sebelumnya 107,38 yen.
Tapi penurunan dolar AS itu belum akan membuat rupiah melenggang bebas ke zona positif. Karena meski dolar AS melemah, naiknya lagi harga minyak ke US$ 120 per barel bisa memberikan efek negatif.
Pada perdagangan valas pukul 07.55 WIB, Selasa (23/9/2008) rupiah ada di level 9.290 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.285-9.295 per dolar AS.
Posisi rupiah pada Selasa pagi ini mengalami koreksi tipis dibanding penutupan Senin kemarin yang ada di level 9.285 per dolar AS.
(ir/ir)











































