"Ya memang mendirikan sekuritas merupakan salah satu plan kami untuk diversifikasi usaha. Mudah-mudahan tahun depan," ungkap Presiden Direktur Bukopin, Glen Glenardi di kawasan SCBD, Jakarta, Senin Malam (22/9/2008).
Glen mengatakan, Bukopin akan terus mengembangkan usahanya, termasuk merambah bidang bisnis lain di luar bisnis utama perseroan yang bergerak di sektor perbankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukopin juga baru saja melebarkan bisnisnya ke sektor pembiayaan. Semester I lalu, Bukopin telah mengakuisisi PT IndoTrans Buana Multi Finance, perusahaan multifinance.
"IndoTrans kini telah berubah nama menjadi PT Bukopin Finance," ujar Glen.
Nilai akuisisinya sekitar Rp 30 miliar. Fokus lembaga pembiayaan Bukopin adalah pada pembiayaan mobil, motor dan peralatan-peralatan sektor UKM.
"Komposisinya sekitar 80% ke pasar konsumer, sisanya 20% ke pasar komersial," imbuh Glen.
Sayangnya, Glen belum dapat memberikan target pembiayaan yang akan dicapai perseroan tahun ini dengan anak usahanya yang baru tersebut.
"Target belum kami tentukan. Ruang lingkupnya juga masih di wilayah Jakarta. Apalagi Bukopin Finance baru beroperasi, jadi mungkin efektifnya baru di 2009," ujar Glen.
(dro/ir)











































