Panin Sekuritas dalam laporan Rabu (24/9/2008) mengulas IHSG pada Selasa kemarin (22/9/2008) ditutup melemah 1,28% didorong oleh anjloknya bursa regional serta profit taking terhadap saham unggulan yang telah beberapa hari menguat tajam.
Pergerakan bursa regional kemarin dipengaruhi oleh kekhawatiran akan ancaman resesi di AS. Investor berpandangan bahwa bailout terhadap perusahaan finansial, belum cukup untuk menyelamatkan AS dari ancaman resesi. Saham sektor finansial memberikan bobot penurunan terbesar dalam perdagangan kemarin.
Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Perlu diperhatikan kemungkinan terjadinya profit taking terhadap saham pertambangan. Secara teknikal belum ada indikator yang menunjukkan peluang indeks untuk rally menguat. Kisaran support-resistance 1.830-1.907.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut analisa teknikal dua saham di Bursa Efek Indonesia:
Astra Internasional (ASII), kemarin saham ini ditutup melemah pasca terbentuknya inverted hammer sehari sebelumnya. Kami perkirakan ASII masih akan bergerak melemah dalam perdagangan hari ini. Oscillator indikator maupun momentum indikator mengindikasikan saham ini masih berpeluang untuk melemah. Dari intraday chart terlihat ASII akan kembali mencoba support 16.000.
Bumi Resources (BUMI), dalam 2 hari terakhir terlihat tertahan kenaikannya. Retrace yang terjadi pada harga komoditas batubara menjadi sentimen negatif bagi saham ini. Kami perkirakan saham ini akan bergerak dalam range yang sempit dengan kecenderungan melemah. Level support berada di 3.775 (FR 100%). Sementara resistance 4.050.
Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil. (ir/ir)











































