BEI Tunggu Penjelasan Penton Soal Suspensi Bekasi Asri

BEI Tunggu Penjelasan Penton Soal Suspensi Bekasi Asri

- detikFinance
Rabu, 24 Sep 2008 10:09 WIB
BEI Tunggu Penjelasan Penton Soal Suspensi Bekasi Asri
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga kini masih menunggu penjelasan lebih rinci dari Penton International Ltd, sehingga belum bisa membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA).

"Kami masih menunggu penjelasan yang lebih rinci dari Penton. Suspensi belum dapat dibuka," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah saat dihubungi detikFinance, Rabu (24/9/2008).

Pekan lalu, BEI telah mengadakan pertemuan dengan Penton dan BAPA. Namun BEI menilai masih ada informasi yang tidak mencukupi, sehingga suspensi belum dapat dibuka. Mengenai kapan suspensi dapat dibuka, Erry belum dapat memastikannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tergantung mereka (Penton). Kalau mereka segera memberikan informasi yang cukup suspensi bisa segera dibuka," ujar Erry.

Penton berencana mengakuisisi 51% saham BAPA. Namun BEI menilai rencana transaksi tersebut tidak jelas. Sebab saham Penton saat ini masih disuspensi oleh Singapore Stock Exchange (SGX) sejak tahun 2002.

BEI juga menilai ada keterkaitan antara Penton dengan BAPA. Sebab, Direktur Utama BAPA, Budi Kartika ternyata menguasai 3,43% saham di Penton.

Masalah lain yang menjadi pertimbangan BEI adalah masuknya PT Papua Timber Jaya yang secara tiba-tiba menguasai 18,46% saham BAPA. Pembelian tersebut dilakukan di pasar sekunder pada kisaran harga Rp 130-149 per saham.

Anehnya, masuknya Papua Timber mengambil seluruh saham publik BAPA yang dimiliki asing sebesar 13,85% dan sebagian saham publik lokal sebesar 4,61%.

Dua hal tersebut menjadi sorotan BEI. Pada hari terakhir sebelum disuspensi pada 20 Agustus 2008, BAPA ditutup di level Rp 145 per saham.

Sebelumnya BEI juga telah menyatakan ketidaksetujuannya dalam rencana akuisisi 51% saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) oleh Penton International Ltd. Dalam penjelasannya, Direktur Pencatatan BEI, Eddy Sugito mengatakan bahwa selain ketidakjelasan Penton, BAPA baru masuk bursa selama 8 bulan, sehingga dinilai agak tidak wajar jika dalam waktu singkat terjadi perubahan pemegang saham pengendali.

Meski Eddy mengatakan pada dasarnya mekanisme pasar modal tidak melarang pelepasan saham bagi perusahaan yang baru IPO, namun kekhawatiran BEI adalah eksistensi Penton yang hingga kini masih belum jelas.

"Manajemen BAPA pun ternyata tidak terlalu familiar dengan Penton. Jangan-jangan mereka hanya terbuai dengan janji Penton saja," jelas Eddy. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads