Laba Holcim Naik 60 Kali Lipat

Semester I-2008

Laba Holcim Naik 60 Kali Lipat

- detikFinance
Rabu, 24 Sep 2008 11:23 WIB
Laba Holcim Naik 60 Kali Lipat
Jakarta - Perolehan laba bersih PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) semester I-2008 melonjak drastis sebesar 5.826,71% atau 60 kali lipat menjadi Rp 341,142 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,756 miliar.

Penjualan bersih perusahaan semen itu di semester I-2008 sebesar Rp 2,055 triliun. Angka ini tumbuh 24,69% dibanding periode yang sama tahun 2007 sebesar Rp 1,608 triliun. Beban pokok penjualan sebesar Rp 1,357 triliun, meningkat 19,56% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,135 triliun.

Peningkatan beban pokok penjualan yang lebih rendah dari pertumbuhan penjualan, mendorong pertumbuhan laba kotor perseroan sebesar 47,67% menjadi Rp 698,422 miliar dari sebelumnya Rp 472,958 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan pos beban usaha yang hanya sebesar 6,4% menjadi Rp 371,024 miliar dari sebelumnya Rp 348,701 miliar juga jauh lebih rendah dibanding pertumbuhan laba kotor. Hal tersebut mendorong pertumbuhan laba usaha menembus tiga digit sebesar 163,48% menjadi Rp 327,398 miliar dari sebelumnya Rp 124,257 miliar.

Pada pos penghasilan atau beban lain-lain semester I lalu, perseroan masih memperoleh angka posistif sebesar Rp 117,278 miliar. Periode yang sama tahun lalu, perseroan membukukan minus Rp 123,455 miliar di pos ini.

Salah satu sebabnya adalah pada semester I-2007, perseroan membukukan selisih kurs negatif sebesar Rp 30,585 miliar. Pada semester I-2008, perseroan menerima selisih kurs positif sebesar Rp 67,381 miliar dan Realisasi Penghapusan Hutang Bunga Ditangguhkan sebesar Rp 99,429 miliar.

Dampaknya, pada pos Laba Sebelum Pajak semester I-2008 lalu, SMCB membukukan angka sebesar Rp 444,676 miliar. Bandingkan dengan perolehan pos yang sama di semester I-2007 hanya sebesar Rp 802 juta.

Setelah dikurangi Manfaat (Beban) Pajak Bersih, SMCB membukukan laba bersih semester I-2008 sebesar Rp 341,142 miliar, naik 5.826,71% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,756 miliar. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads