"Tergantung dari proposal yang mereka tawarkan. Kami akan mencari yang terbaik. Hingga saat ini yang sudah masuk Danareksa dan Mandiri," kata Direktur Utama WIKA, Bintang Perbawa saat dihubungi wartawan, Rabu (24/9), di Jakarta.
WIKA menyatakan kesiapannya untuk melakukan buy back saham, meski jumlah pastinya belum diputuskan. Namun WIKA telah mengirimkan surat untuk permohonan melakukan buy back saham kepada Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara.
Β
"Suratnya sudah kita bikin. Rencananya pada November mendatang kami meminta izin pemegang saham. Kami masih mempelajari mengenai jumlah saham yang akan dibeli kembali," kata Bintang. (dro/ir)











































