Pantau Medco dan Bank Panin

Rekomendasi Saham

Pantau Medco dan Bank Panin

- detikFinance
Kamis, 25 Sep 2008 10:16 WIB
Pantau Medco dan Bank Panin
Jakarta - Menjelang libur panjang Idul Fitri perdagangan di bursa cenderung lebih sepi. Saham Medco dan Bank Panin saatnya dimonitor untuk melihat tren pergerakannya di tengah sepinya sentimen positif.

Panin Sekuritas dalam laporan Kamis (25/9/2008) mengulas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu kemarin (24/9/2009) menguat tipis +0.56% menyusul kenaikan saham unggulan.

Perdagangan di bursa cenderung lebih sepi menjelang libur panjang. Disisi lain, belum ada sentimen positif yang dapat membawa indeks naik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara teknikal terlihat IHSG mulai bergerak konsolidasi. Indikator momentum dan oscillator indikator mengindikasikan indeks akan bergerak sideways. Hal tersebut juga diindikasikan oleh volume yang menurun. Kisaran support-resistance 1.837-1.912.

Berikut analisa teknikal dua saham di Bursa Efek Indonesia.

Bank Panin (PNBN), terlihat stochastic oscillator masih berada dalam area oversold. PNBN kemarin berhasil bergerak menguat setelah sehari sebelumnya membentuk pola doji. Kami perkirakan hari ini PNBN berpeluang untuk naik menuju level 800. Jika berhasil, terbuka kemungkinan kembali menuju level psikologis 820. Saham ini kemarin sempat menyentuh 820, akan tetapi kemudian melemah. Support kuat jangka menengah berada di 720 ( MA200). Trading dengan kisaran support- resistance 750-800.

Medco Energi Internasional (MEDC),
membentuk three black crows yang mengindikasikan peluang terjadinya bearish. Kami perkirakan MEDC akan menguji support jangka pendek di 3.700, jika tembus terbuka kemungkinan saham ini akan turun lebih jauh ke 3.550. Dari chart terlihat MEDC berada dalam downtrend channel.

Disclaimer:

Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads