Pada perdagangan Kamis (25/9/2008), indeks Dow Jones Industrial Average akhirnya menguat 196,89 poin (1,82%0 ke level 11.022,06, setelah sebelumnya selama tiga hari berturut-turut tersungkur.
Nasdaq juga menguat 30,89 poin (1,43%) ke level 2.186,57 dan Standard & Poor's naik 23,31 poin (1,97%) ke levle 1.209,18.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham perusahaan lain seperti IBM juga ikut menguat, dengan harapan rencana penyelamatan itu akan memicu lagi belanja konsumen.
"Saya yakin bahwa kongres akan menyetujui sesuatu dan dapat membantu untuk sementara. Ini akan membuat kami memiliki beberapa waktu untuk mengambil posisi dan melihat dimana kita berdiri saat asap sedikit menghilang," kata Warren Simpson, managing director Stephens Capital Management seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/9/2008).
Terkatung-katungnya rencana bailout telah membuat Wall Street terus melemah. Investor menilai, rencana penyelamatan itu sedikit banyak akan membantu meringankan beban krisis finansial, kendati perekonomian belum tentu akan pulih dengan cepat.
"Ini adalah langkah yang penting. Tanpa ini, segala sesuatunya akan memburuk. Namun kita masih akan tetap berada pada krisis finansial. Dan saya kira kita sedang berjuang untuk melakukannya," ujar Al Goldman, chief market strategist dari Wachovia Securities.
(qom/qom)











































