Alhasil, pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Senin (26/9/2008) rupiah berada di posisi 9.380 per dolar AS.
Padahal rupiah sempat stabil di posisi 9.360 per dolar AS di perdagangan hari ini, sampai-sampai BI mengaku tidak harus selalu masuk pasar jika rupiah stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Gubernur BI Boediono mengatakan kalau kondisi global sangat buruk, BI akan sangat ati-hati melakukan kebijakan suku bunga.
Maka itu lanjut Boediono, BI tidak bisa menentukan level berapa suku bunga dan rupiah yang aman dari ancaman buruknya pasar finansial yang dipicu krisis di AS.
"Selalu stress test itu, dari waktu ke waktu kita lakukan. Jadi kalau ada perubahan suku bunga, kurs selalu dari waktu ke waktu kita melakukan semacam stress test terhadap sektor kekuatan kita," katanya di gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (26/9/2008). (ir/ddn)











































