Pendapatan Truba Alam Bakal Tembus Rp 3 Triliun

Rekomendasi Saham

Pendapatan Truba Alam Bakal Tembus Rp 3 Triliun

- detikFinance
Sabtu, 27 Sep 2008 12:25 WIB
Jakarta - Pendapatan PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB) tahun ini diperkirakan bakal menembus Rp 3,082 triliun, naik 104,64% dibanding perolehan tahun 2007 sebesar Rp 1,506 triliun. Saham TRUB direkomendasikan buy dengan target harga Rp 800 dalam 1 tahun ke depan.

"Potensi peningkatan yang signifikan tersebut terutama berasal dari pendapatan pembangkit listrik yang pada tahun 2007 belum ada," demikian hasil analisa PT BNI Securities, Maxi Liesyaputra.

Tahun 2007, TRUB memang belum memasuki bisnis pembangunan Independent Power Producer (IPP). Ekspansi TRUB ke bisnis IPP dilakukan untuk mengurangi dampak fluktuasi pendapatan dari jasa konstruksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasokan listrik di Indonesia masih belum memadai. Rasio elektrifikasi di Indonesia saat ini hanya sebesar 60%, terendah di kawasan Asia Pasifik," ujar Maxi.

Maxi menambahkan, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi indonesia sebesar 6% per tahun, maka penambahan pasokan listrik minimal sebesar 6% per tahun.

Oleh karena itu pemerintah mencanangkan program 10 ribu MW untuk menambah pasokan listrik. Bahkan pemerintah merencanakan program 10 ribu MW ke dua.

"TRUB yang merupakan pemegang sertifikasi dari American Society of Mechanical Engineering (ASME) untuk pembangunan dan perancangan pembangkit listrik berkapasitas di atas 300 MW, sangat berpotensi berkembang seiring dengan kebijakan pemerintah," urai Maxi.

Apalagi, TRUB merupakan perusahaan yang menggarap lebih dari 90% PLTU dan PLTG yang dimiliki PLN, seperti PLTU Paiton 4x660 MW, PLTGU Gresik 1500 MW dan PLTGU Cilegon 740 MW.

Atas dasar beberapa alasan tersebut, Maxi menilai prospek TRUB ke depan memiliki potensi yang besar. Ia memproyeksikan pendapatan TRUB tahun 2008 akan tembus Rp 3,082 triliun dengan proyeksi laba bersih sebesar Rp 718 miliar, naik 317,44% dibanding tahun 2007 sebesar Rp 172 miliar.

"Lonjakan pendapatan tahun 2008 terutama dikontribusikan dari pendapatan pembangkit listrik sebesar Rp 560,7 miliar atau sekitar 18,2% dari pendapatan konsolidasi," imbuh Maxi.

Pada tahun 2009, Maxi memproyeksikan TRUB bakal membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 4,219 triliun, naik 36,89% dari posisi di akhir 2008. Untuk laba bersih 2009, Maxi memproyeksikan TRUB bakal membukukan angka sebesar Rp 893 miliar, naik 24,37% dari posisi di akhir 2008.

"Melihat outlook positif perseroan, kami merekomendasikan buy (beli) pada saham TRUB," ujar Maxi.

Pada penutupan perdagangan Jumat (26/9/2008), TRUB berada di level Rp 158. Kisaran harga saham TRUB selama 52 pekan sebesar Rp 110-1.560.

"Target harga saham TRUB dalam 12 ke depan adalah Rp 800," ujar Maxi. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads