"Persetujuan bail-out kan baru kemarin, dampaknya belum kelihatan pada IHSG," ujar Direktur Bursa Efek Indonesia, Erry Firmansyah di kantornya, SCBD, Jakarta, Senin (29/9/2008).
Menurut Erry, sebab utama dampak persetujuan bail-out belum memberikan sentimen positif pada IHSG lantaran pasar modal Indonesia akan memasuki libur panjang lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erry menilai langkah yang ditempuh pemerintah AS mirip dengan yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan dibentuknya BPPN. "Saat itu kan BPPN bisa menyelamatkan banyak bank agar tidak jadi collaps," imbuh Erry.
Erry menegaskan, kebijakan bailout penting karena menjadi jalan keluar bagi kredit macet. Erry mengatakan sistem keuangan AS sendiri optimis dengan bailout dan hal itu tentunya akan mengembalikan kepercayaan investor.
(dro/ddn)











































