"Maybank mengkonfirmasi akan membuat tender offer pada harga Rp 510 untuk sisa saham BII yang tidak dimiliki oleh konsorsium Sorak," demikian siaran pers dari Maybank yang diterima detikFinance, Rabu (1/10/2008).
Konsorsium Sorak Financial Holdings beranggotakan anak usaha Temasek, Fullerton Financial Holdings Pte. Ltd dan Kookmin Bank. Konsorsium Sorak akhirnya mencapai kesepakatan dengan Maybank untuk pembelian 55,6% saham BII, yang transaksinya dirampungkan pada Selasa (30/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siaran pers dari Maybank tidak menyebutkan total nilai pembelian saham BII. Namun seperti dilansir Reuters sebelumnya, Maybank sepakat untuk membayar 55,6% saham BII senilai 4,26 miliar ringgit atau setara dengan US$ 1,24 miliar. Ini artinya, Maybank mendapatkan diskon hingga 758,9 juta ringgit atau sekitar US$ 220 juta (Rp 2,7 triliun).
"Kedua penawaran itu dengan kondisi, Maybank membuat tender offer pada harga Rp 510 per saham BII yang tidak dimiliki oleh konsorsium Sorak. Penawaran ini dibuat untuk kepentingan investor minoritas BII," jelas Maybank yang juga menegaskan telah mendapat persetujuan dari regulator untuk transaksi ini.
(qom/qom)











































